Langsung ke konten utama
Makalah Media Komunikasi Pemasaran
MAKALAH
MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Dasar Dasar Menajemen
Dosen Pengampu : Dedi Kusbiantoro, SP,MM.
O
L
E
H
Nama. : Bambang Irawan
Prodi. : Agribisnis
Npm. : 71190712020
UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
FAKULTAS PERTANIAN
MATKUL DASAR DASAR MENAJEMEN
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum warahmarullahui wabarakatu
Segala puji bagi Allah atas rahmat cinta dan kasih sayangnya kita bisa menjalan kegiatan belajar yang dilaksanakan tidak secara face to face,shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan besar kita nabi Muhammad Saw, rasa syukur yang terucap oleh lidah karena atas izin Allah Swt saya dapat menyelesaikan makalah dengan judul “MEDIA KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA PEMASARAN”
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari dosen Dedi Kusbiantoro SP.MM. pada mata kuliah dasar dasar menajemen serta dapat menambah pemahaman tentang materi pembelajaran mata kuliah dasar dasar menajemen
Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Dedi Kusbiantoro selaku dosen mata kuliah dasar dasar menajemen yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan yang mendalam terhadap mata kuliah yang saya ambil ini.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dai kata sempurna oleh karena itu dengan kerendahan hati saya meminta kritik dan saran yang membangun.
Labuhan Batu, 8 Juli
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
BAB II Pembahasan
A. Pengertian Komunikasi Pemasaran.
B. Model Komunikasi Pemasaran.
C. Bentuk Strategi Komunikasi Pemasaran.
BAB III Peneutup
2.1 Kesimpulan
2.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Saat ini, perusahaan besar maupun kecil cenderung mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk melakukan promosi demi mempertahankan sebuah produk dan penguatan sebuah merek. Selain itu, demi meningkatkan angka penjualan, perusahaan gencar melakukan promosi baik melalui periklanan maupun alat-alat komunikasi pemasaran lainnya seperti humas, pemasaran langsung, penjualan personal, dan promosi penjualan, dalam memasarkan
produknya. Untuk itu, dibutuhkan pendekatan baru dimana alat-alat komunikasi pemasaran bisa berjalan efektif dan terintegrasi. Salah satunya dengan cara melakukan komunikasi pemasaran terpadu atau Integrated Marketing Communicationss (IMC). Komunikasi pemasaran terpadu adalah kegiatan yang berupaya memadukan antara periklanan dengan alat-alat komunikasi pemasaran lainnya seperti humas, pemasaran langsung, promosi penjualan serta event sponsorship untuk bisa bekerja bersama-sama (Kotler & Armstrong, 2001, hal. 138).
Berdasarkan konsep komunikasi pemasaran terpadu, perusahaan secara seksama memadukan dan mengkoordinasikan semua bauran pemasaran untuk menyampaikan pesan yang jelas, konsisten, dan berpengaruh kuat. Komunikasi pemasaran terpadu membentuk identitas merek yang kuat dengan mengikat bersama serta memperkuat citra dan pesan yang ingin disampaikan perusahaan. Selain itu, komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan dapat menghasilkan konsistensi komunikasi yang lebih baik, anggaran komunikasi yang lebih efektif, dan dampak penjualan yang lebih besar.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran.
2. Bagaimana bentuk model strategi yang di gunakan dalam pelaksanaan peran media
media komunikasi sebagai media pemasaran.
BAB ll
Pembahasan
A. Pengertian Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran (marketing communication) adalah sarana dimana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Komunikasi pemasaran juga melaksanakan banyak fungsi bagi konsumen. Komunikasi pemasaran dapat memberitahu atau dapat memperlihatkan kepada konsumen tentang bagaimana dan mengapa produk itu digunakan, oleh orang macam apa, serta dimana dan kapan. Komunikasi pemasaran memungkinkan perusahaan menghubungkan merek mereka dengan orang, tempat, acara, merek, pengalaman, perasaan, dan hal lainnya. Mereka dapat berkontribusi pada ekuitas merek, dengan menanamkan merek dalam ingatan dan
menciptakan citra mereka, serta mendorong penjualan, dan bahkan mempengaruhi nilai saham. (Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, 2009:172).
Komunikasi pemasaran memegang peranan sangat penting bagi pemasar. Tanpa komunikasi, konsumen maupun masyarakat secara keseluruhan tidak akan mengetahui keberadaan produk di pasar. Penentuan siapa saja yang menjadi sasaran komunikasi akan sangat menentukan keberhasilan komunikasi. Dengan penentuan sasaran yang tepat, proses komunikasi akan berjalan efektif dan efisien. (Sutisna, 2002:268)
Komunikasi pemasaran merupakan pertukaran informasi dua arah antara pihak atau lembaga yang terlibat dalam pemasaran. Semua pihak yang terlibat dalam proses komunikasi pemasaran melakukan cara yang sama, yaitu mendengarkan, bereaksi, dan berbicara sampai tercipta hubungan pertukaran yang memuaskan. Pertukaran informasi, penjelasan-penjelasan yang bersifat membujuk, dan negosiasi merupakan seluruh bagian dari proses tersebut. (Magdalena Asmajasari, 1997:1).
B. Model Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran merupakan usaha untuk menyampaikan pesan kepada publik terutama konsumen sasaran mengenai keberadaan produk di pasar. Konsep yang secara umum sering digunakan untuk menyampaikan pesan disebut sebagai bauran promosi (promotional mix).Disebut bauran promosi karena biasanya pemasar sering menggunakan berbagai jenis promosi secara simultan dan terintegrasi dalam suatu rencana promosi produk. Terdapat lima jenis promosi yang biasa disebut sebagai bauran promosi (Sutisna, 2002:267), yaitu :
1. Iklan (advertising)
2. Penjualan tatap muka (personal selling)
3. Promosi penjualan (sales promotion)
4. Hubungan masyarakat dan publisitas (publicity and public relation)
5. Pemasaran langsung (direct marketing)
Dalam buku yang sama juga dijelaskan, model komunikasi yang biasanya dikembangkan pada umumnya tidak jauh berbeda. Model komunikasi pemasaran meliputi :
1. Sender atau juga disebut sumber (source).
2. Pemasar menentukan bagaimana pesan itu disusun agar bisa dipahami dan direspon secara positif oleh penerima dalam hal ini konsumen, keseluruhan proses dari perancangan pesan sampai penentuan jenis promosi yang akan dipakai disebut proses encoding.
3. Menyampaikan pesan melalui media (Proses transmisi).
4. Proses memberikan respon dan menginterprestasikan pesan yang diterima (proses decoding). Proses ini berarti penerima pesan memberi interprestasi atas pesan yang diterima.
5. Umpan balik (Feedback) atas pesan yang dikirimkan. Pemasar menginformasi apakan pesan yang disampaikan sesuai dengan harapan, artinya mendapat respon atau tindakan yang positif dari konsumen, atau justru pesan tidak sampai secara efektif.
C. Bentuk Strategi Komunikasi Pemasaran
Untuk mencapai sasaran komunikasi yang baik komunikator dapat memilih salah satu atau gabungan dari beberapa media, bergantung pada tujuan yang akan dicapai, pesan yang akan disampaikan, dan teknik yang akan digunakan, yang terbaik dari sekian banyak media komunikasi itu tidak dapat ditegaskan dengan pasti sebab masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Komunikasi pemasaran merupakan hal yang terpenting dalam memperkenalkan, menginformasikan, menawarkan, dan mempengaruhi kepada masyarakat mengenai suatu produk.Strategi komunikasi pemasaran menggunakan unsur-unsur komunikasi yang terdapat pada bauran pemasaran. Bauran pemasaran (marketing mix) sendiri didefinisikan sebagai suatu strategi yang dilakukan oleh suatu perusahaan yang dapat meliputi penetapan master plan dan mengetahui serta menghasilkan pelayanan (penyajian) produk yang memuaskan pada suatu segmen pasar tertentu dimana segmen pasar tersebut telah dijadikan pasar sasaran untuk produk yang telah diluncurkan guna menarik konsumen melakukan pembelian. (Agus Hermawan, 2012:35).
Bauran pemasaran adalah empat komponen dalam pemasaran
yang terdiri dari 4P, yakni :
1. Product (produk)
2. Price (harga)
3. Place (tempat, termasuk juga distribusi)
4. Promotion (promosi)
Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk pemasaran melalui internet meskipun dalam internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan di luar dunia maya. (Agus Hermawan, 2012:33).
bentuk komunikasi pemasaran memilik karateristik (Sofjan Assauri, 2010:268) antara lain :
1. Periklanan
Suatu bentuk penyajian dan promosi dari gagasan, barang atau jasa yang dibiayai oleh suatu sponsor tertentu yang bersifat nonpersonal,media yang sering digunakan dalam advertensi ini adalah radio, televisi, majalah, surat kabar, billboard.
2. Personal selling
Merupakan penyajian secara lisan dalam suatu pembicaraan dengan seseorang atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar dapat terealisasinya penjualan.
3. Promosi penjualan (sales promotion)
Merupakan segala kegiatan pemasaran selain personal selling, advertensi, dan publisitas, yanag merangsang pembelian oleh konsumen dan keefektifan agen seperti pameran, pertunjukan, demonstrasi dan segala usaha penjualan yang tidak dilakukan secara teratur atau kontinyu. Promosi penjualan merupakan kegiatan promosi untuk menggugah atau menstimulasi pembelian.
4. Publisitas (publicity)
Merupakan usaha untuk merangsang permintaan dari suatu produk secara nonpersonal dengan membuat, baik berupa berita yang bersifat komersial tentang produk tersebut di dalam media cetak atau tidak, maupun hasil wawancara yang disiarkan dalam media tersebut,menurut Sofjan Assauri, keempat strategi di atas saling mempengaruhi, sehingga semuanya penting sebagai suatu kesatuan strategi, yaitu strategi acuan/bauran. Sedangkan strategi marketing mix ini merupakan bagian dari strategi pemasaran, dan berfungsi sebagai pedoman dalam menggunakan unsur-unsur atau variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dalam bidang pemasaran.
D. Mengembangkan Komunikasi Pemasaran Yang Efektiv
Ada delapan langkah dalam mengembangkan program komunikasi
dan promosi total yang efektif. Komunikator pemasaran harus melakukan
langkah berikut (Agus Hermawan, 2012:63) :
1. Mengidentifikasi khalayak yang dituju
Khalayak dapat diartikan sebagai calon pembeli produk perusahaan., pemakai saat ini, penentu keputusan, atau pihak yang mempengaruhi. khalayak itu dapat terdiri dari individu, kelompok, masyarakat tertentu atau masyarakat umum.
2. Menentukan tujuan komunikasi tersebut
Komunikator pemasaran harus memutuskan tanggapan yang diharapkan dari khalayak. Tanggapan terakhir yang diharapkan dari khalayak adalah pembelian, kepuasan yang tinggi dan cerita dari mulut ke mulut yang baik.
3. Merancang pesan
Komunikator mengembangkan pesan yang efektif, idealnya pesan itu harus menarik perhatian, mempertahankan ketertarikan, membangkitkan keinginan, dan menggerakkan tindakan.
4. Memilih saluran komunikasi
Saluran komunikasi terdiri dari dua jenis yaitu : (1) saluran komunikasi personal, mencakup dua orang atau lebih yang berkomunikasi secara langsung satu sama lain dan (2) saluran komunikasi nonpersonal, menyampaikan pesan tanpa melakukan kontak atau interaksi pribadi tetapi dilakukan melalui media.
5. Menentukan total anggaran promosi
Ada empat metode yang digunakan dalam menyusun anggaran promosi, yaitu :
• Metode sesuai kemampuan
• Metode presentasi penjualan
• Metode keseimbangan persaingan
• Metode tujuan dan tugas
6. Membuat keputusan atas bauran promosi (promotion mix)
Perusahaan harus mendistribusikan total anggaran promosi untuk lima alat promosi yaitu iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, penjualan personal, pemasaran langsung.
7. Mengukur hasil promosi tersebut
Komunikator harus mengukur dampaknya pada khalayak sasaran, meliputi bagaimana perasaan mereka tentang pesan tersebut dan sikap mereka baik sebelumnya maupun saat ini tentang produk perusahaan itu.
8. Mengelola dan mengoordinasikan proses komunikasi pemasaran terintegrasi.
Banyak perusahaan masih sangat mengandalkan satu atau dua alat komunikasi untuk mencapai tujuan komunikasinya. masing-masing memerlukan pendekatan komunikasi tersendiri, berkembangnya berbagai jenis media baru dan semakin canggihnya konsumen. begitu juga dengan alat komunikasi, pesan, dan khalayak yang lebih modern.
BAB.III
Kesimpulan & Saran
Kesimpulan
Seiring dengan perkembangan jaman dan lingkungan komunikasi yang senantiasa berubah maka saat ini perusahaan membutuhkan komunikasi pemasaran yang efektif. Komunikasi pemasaran yang efektif merupakan hasil dari suatu proses pemikiran yang bertahap. Faktor yang mempengaruhinya berupa lingkungan komunikasi yang senantiasa berubah. Perubahan ini dikarenakan kemajuan teknologi dan pengetahuan mengenai pergeseran tren dari pemasaran massal (mass marketing) menjadi pemasaran yang tersegmentasi (segmented marketing).
Saran
1. Komunikasi bukan hanya intraksi anatara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok atau bahkan individu dengan kelompok namun komunikasi harus di manfaatkan dengan benar baik dalam ekonomi pertanian politik seni dan lain lain.
2. Ada banyak media komunikasi di jaman sekarang dan saya pikir hal ini harus di manfaatkan terkhusus untuk promosi pada bidang pertanian guna meningkatkan keberhasilan pertanian indonesia.
1
DAFTAR PUSTAKA
"Makalah Komunikasi Pemasaran"bedukbaper.bkogspot.com.24 Oktober 2017.9 Juli 2020.https://bedukpaper.blogspot.com/2017/10/makalah-komunikasipemasaran.html?showComment=1594201294780&m=1#c4715074577531453603
"Sarana Komunikasi dalam Pemasaran Produk"pakarkomunikasi.com.30 Januari 2018.9 Juli 2020.https://pakarkomunikasi.com/sarana-komunikasi-dalam-pemasaran-produk
"Komunikasi Pemasaran"sarjanaekonomi.co.id.11 Maret 2020.9 juli 2020.https://sarjanaekonomi.co.id/komunikasi-pemasaran/
Komentar
Posting Komentar